Sebagai tindaklanjut Keputusan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional Nomor 40/KEP-3.38/III/2016 tanggal 8 Maret 2016, maka pada hari Jum'at tanggal 1 April 2016 Kepala Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional Provinsi Aceh secara resmi melantik dan mengambil sumpah jabatan 8 (delapan) Pejabat Administrator di lingkungan Kanwil BPN Provinsi Aceh.

Menurut H.Mursil,SH Kepala Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional Provinsi Aceh, pelantikan ini dilaksanakan untuk mengisi kekosongan karena adanya pelantikan pejabat Administrator dari Provinsi Aceh ke luar Provinsi dan merupkan penjabaran dari keinginan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional untuk mendekatkan kembali para pejabat yang telah lama terpisah dari keluarga. "Social cost dan dukungan keluarga bagi motivasi serta kinerja para pejabat harus diutamakan" ungkap Kakanwil.

Adapun nama-nama para pejabat yang dilantik adalah: 1). T. Fadil Fadli, A.Ptnh, MM dilantik sebagai Kepala Bidang Survey Pengukuran dan Pemetaan pada Kanwil BPN Provinsi Aceh, 2). M.Zainun Zahri, A.Ptnh sebagai Kepala Kantor Pertanahan Kota Sabang, 3). Ismet Zulkarnain, SH sebagai Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Gayo Lues, 4). M.Idris, A.Ptnh sebagai Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Aceh Tenggara, 5). Drs.Budi Yazir sebagai Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Aceh Besar, 6). Mahdi,A.Ptnh,MH sebagai Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Aceh Tamiang, 7). Ramli, SH, MH sebagai Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Aceh Singkil, 8). Drs. Fauzi sebagai Kepala Bidang Sengketa, Konflik dan Perkara pada Kanwil BPN Provinsi Aceh. dan 9). Erwis, A.Ptnh sebagai Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Aceh Tengah.

Surat Sekretaris Jenderal Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional Nomor 915/3.43-100/III/2016 tanggal 26 Februari 2016, secara resmi menyampaikan 19 (sembilan belas) inovasi pelayanan dari lingkungan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional yang telah dinyatakan lulus tahap kualifikasi nominasi oleh Tim Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi.

Seleksi tersebut dilaksanakan secara online melalui Sistem Informasi Inovasi Pelayanan Publik (SiNovik) yang berlangsung mulai tanggal 1 November 2015.  Jumlah yang mendaftar terdiri dari Kemenetrian sebanyak 180 inovasi, lembaga 352 inovasi, provinsi 400 inovasi, kabupaten 1.077 inovasi, kota sebanyak 426 inovasi dan BUMN sebanyak 41 inovasi.

Masuknya inovasi Subbagian Kepegawaian Kanwil BPN Provinsi Aceh terkait pemanfaatan e-Filing dan Arsip Tronik Mandiri (ATM) Kepegawaian ke dalam 19 Inovasi dari Kementrian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional membuktikan bahwa penekanan semangat memudahkan dalam memberikan pelayanan serta inovasi tidak dikhususkan bagi pelayanan teknis pertanahan saja, tapi juga bagi pelayanan internal. Hal ini mengingat bahwa Ketatausahaan sebagai penyelenggara administrasi pelayanan internal berperan penting bagi terselenggaranya kegiatan pelayanan publik kepada masyarakat.

Sebagai tindaklanjut surat Kepala Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional Provinsi Aceh Nomor 989/2-11/XII/2015 tanggal 15 DDesember 2015 dan dalam rangka peningkatan disiplin aparatur sipil negara, maka terhitung mulai januari 2016, Seluruh Kantor Pertanahan Kabupaten/Kota se Provinsi Aceh telah menggunakan absensi on-line sebagai pertimbangan disiplin dan perhitungan pembayaran tunjangan kinerja pegawai.

Bersamaan dengan hal tersebut dan untuk keseragamaan pemanfaatan aplikasi absensi dan perhitungan pembayaran tunjangan kinerja, maka telah dilakukan pengalihan aplikasi yang sebelumnya dikelola secara mandiri pada Server Subbagian Kepegawaian Kanwil BPN Provinsi Aceh menjadi aplikasi yang terkoneksi dengan server Biro Organisasi dan Kepegawaian Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional.

Dengan terkoneksinya mesin absensi sidik jari pada Kanwil dan Kantor Pertanahaan di Provinsi Aceh maka kehadiran dan pembayaran Tunjangan Kinerja para pegawai se-Provinsi Aceh dapat langsung dimonitor oleh Kementerian, sehingga diharapkan dapat meningkatkan kedisiplinan pegawai serta akuntabilitas pembayaran tunjangan kinerja para pegawai di lingkungan Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional Provinsi Aceh.

 

Bapak Ferry Mursidan Baldan, Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional mencoba langsung penggunaan Arsip Tronik Mandiri (ATM) Kepegawaian di booth Pameran Hantaru tanggal 8 November 2015 di Jakarta. Menurut beliau sudah waktunya seluruh lini organisasi melaksanakan tugas secara optimal untuk mendukung tercapainya tujuan bersama. "Keterbatasan tenaga ukur di lapangan tentu berdampak pada jam dan volume kerja mereka dalam melaksanakan tugas-tugas, jangan lagi di repotkan dengan kewajiban melengkapi berkas-berkas untuk urusan kepegawaian, semua lini harus bersinergi untuk kelancaran pelayanan masyarakat!"  

Page 4 of 5

Media Sosial

Hubungi Kami

Sub Bagian Kepegawaian, Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional Provinsi Aceh.
Jl. Teuku Nyak Arief (Lamgugob) Banda Aceh.